Selasa, 24/11/2020 21:22 WIB

PBB Duga Rudal yang Ditembakkan ke Arab Saudi Milik Iran

Pejabat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi oleh pemberontak Houthi di Yaman memiliki asal usul yang sama.

Iran menluncurkan roket luar angkas di Stasiun Luar Angkasa Nasional Imam Khomeini (Foto: Meher News Agency)

New York - Pejabat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi oleh pemberontak Houthi di Yaman memiliki asal usul yang sama. 

Pejabat tersebut melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk memeriksa puing-puing rudal yang ditembakkan pada 22 Juli dan 4 November, tulis Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dalam laporan dua tahunan keempat mengenai penerapan sanksi dan pembatasan kepada Iran.

Mereka menemukan bahwa rudal memiliki ciri struktural dan manufaktur serupa yang menunjukkan asal usul yang sama," kata Guterres dalam laporan pada Jumat kepada DK PBB, menurut laporan Reuters.

Laporan tersebut muncul di tengah seruan oleh Amerika Serikat agar Iran bertanggung jawab atas pelanggaran resolusi PBB di Yaman. Ia disebut memasok senjata ke Houthi. Meski begitu, pemerintah Iran membantah memasok senjata ke Houthi. Ia mengatakan tuduhan Amerika Serikat dan Saudi tidak berdasar.

Laporan Guterre mengatakan bahwa pejabat PBB melihat tiga komponen, yang disebut pihak berwenang Saudi berasal dari rudal yang ditembakkan pada 4 November. Di antaranya komponen itu, cetakan logo serupa dengan Grup Industri Shahid Bagheri, sebuah perusahaan yang masuk daftar hitam PBB

Pejabat tersebut masih menganalisis informasi yang dikumpulkan dan akan melapor kembali ke DK PBB," tulis Guterres.

Koalisi pimpinan-Saudi menggunakan serangan rudal 4 November untuk membenarkan blokade Yaman selama beberapa minggu. Ia mengatakan bahwa hal itu diperlukan untuk membendung aliran senjata ke Houthi dari Iran.

Meski blokade tersebut kemudian mereda, situasi Yaman tetap mengerikan. Sekitar 8 juta orang berada di ambang kelaparan, dengan wabah kolera dan difteri.

Sebuah laporan terpisah ke DK PBB bulan lalu oleh sebuah panel ahli independen yang memonitor sanksi yang diberlakukan di Yaman menemukan bahwa empat rudal yang dilepas tahun ini ke Arab Saudi tampaknya telah dirancang dan diproduksi oleh Iran.

Namun, panel tersebut mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki bukti mengenai identitas broker atau pemasok rudal tersebut, yang kemungkinan dikirim ke Houthi yang melanggar embargo senjata PBB yang dikenakan pada pemimpin Houthi pada April 2015.

Sebagian besar sanksi U.N terhadap Iran dicabut pada Januari tahun lalu ketika pengawas nuklir PBB mengkonfirmasi bahwa Teheran memenuhi komitmen berdasarkan kesepakatan nuklir dengan Inggris, Prancis, Jerman, China, Rusia dan Amerika Serikat. Iran masih tunduk pada embargo senjata PBB dan pembatasan lainnya.

TAGS : Iran Rudal PBB Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :