Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak takut dengan ancaman evaluasi dari kabinet koalisi pemerintahan Presiden Jokowi. Hal itu terkait penolakan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Ormas untuk disahkan menjadi UU.
Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, partainya menyerahkan kepada Presiden Jokowi dan partai koalisi untuk mengevaluasi, jika perbedaan pandangan tersebut menjadi acuan dalam Kabinet Kerja."Kami tak punya beban, tak punya kekhawatiran yang berlebihan. Silakan Pak Jokowi menilai posisi PAN di kabinet," kata Yandri, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/10)Sebab, kata Yandri, keberadaan PAN di pemerintah dengan perbedaan pandangan terkait Perppu No 2 tentang Ormas itu persoalan lain. Sebab, setiap partai memiliki pandangan dan argumentasi yang berbeda dalam setiap kebijakan yang diterbitkan pemerintah.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi II DPR Perppu Ormas


























