Kamis, 23/11/2017 08:57 WIB

Presiden Dorong Fakultas dan Prodi Sesuai Kebutuhan Zaman

metode pembelajaran harus diubah dan disesuaikan dengan karakter generasi Y atau generasi muda sekarang ini.

Presiden Jokowi

Semarang - Presiden RI Joko Widodo mengimbau perguruan tinggi se-Indonesia berani melakukan perubahan, demi memenuhi tuntutan zaman. Salah satu perubahan tersebut di antaranya alat pembayaran yang kini sudah beralih pada pembayaran non-tunai atau digital.

Karena itu, di level perguruan tinggi, perubahan itu harus disongsong dengan menyesuaikan fakultas dan program studi, mengacu pada kebutuhan pasar.

“Fakultas ekonomi biasanya jurusannya manajemen, ekonomi pembangunan, akuntansi. Itu selalu ada. Kenapa tidak menyiapkan fakultas digital ekonomi?" ucap Presiden Jokowi, Selasa (17/10) dalam acara Dies Natalis di Universitas Diponegoro, Semarang.

“Untuk manajemen misalnya manajemen logistik, operation manajemen, manajemen ritel, manajemen strategis, manajemen proyek,” imbuhnya.

Di samping itu, metode pembelajaran harus diubah dan disesuaikan dengan karakter generasi Y atau generasi muda sekarang ini. Di antaranya dengan mendorong inovasi, memfasilitasi mahasiswa untuk menjadi pembelajar yang aktif baik di dalam maupun di luar kelas, memfasilitasi mahasiswa untuk memiliki karakter dan etos kerja yang tinggi, memiliki kepemimpinan yang baik, memiliki jiwa anti korupsi, toleransi, inovatif dan kreatif.

Oleh karena itu, lanjut Presiden, diperlukan infrastruktur untuk pendukung-pendukung seperti yang sudah dilakukan oleh negara lain. Universitas bisa membangun semacam Creative Hub atau Coworking Space bagi mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreuner.

"Perubahan-perubahan seperti ini jika kita tidak cepat bisa tertinggal oleh negara lain," pungkasnya.

TAGS : Pendidikan Jokowi Kemristekdikti




TERPOPULER :