Kamis, 23/11/2017 10:50 WIB

Internasional

Pejabat Korut: Setahun Lagi Pyonyang Bisa Runtuh

Mantan pejabat Pyongyang yang membelot terang-terangan mengatakan Korea Utara akan runtuh dalam waktu hanya satu tahun karena sanksi Amerika Serikat

Pemimpn Korea Utara Kim Jong Un

Jakarta - Mantan pejabat Pyongyang yang membelot terang-terangan mengatakan Korea Utara akan runtuh dalam waktu hanya satu tahun karena sanksi Amerika Serikat

Ri Jong-ho, yang mengelola jaringan internasional bisnis Korea Utara, mengatakan Pyonyang tersebut sangat menginginkan hubungan dengan Washington.

"Sanksi yang diberlakukan Gedung Putih di Korea Utara berada pada tingkat yang paling berat dalam sejaranya," kata Ri dalam  acara Asia Society di New York.

"Belum pernah ada negara yang menghadapi sanksi seberat itu . Saya tidak tahu apakah Korea Utara akan bertahan setahun dengan sanksi ini, atau tidak. Jika ia, maka warganya akan mati," katanya.

Ri percaya, provokasi Korea Utara dan retorika Kim Jong-un adalah upaya untuk memaksa Amerika Serikat melakukan dialog diplomatik yang tidak melibatkan Korea Selatan.

Ia menambahkan, "Saat ini pimpinan Korea Utara menggunakan rudal melakukan provokasi untuk ditujukan ke Amerika Serikat , namun mereka sangat menginginkan hubungan dengan Gedung Putih."

Mantan pejabat tersebut juga mengatakan Korea Utara dan China saat ini berada pada titik yang paling buruk, menyusul pemecatan Kim Jong un terhadap pejabat yang dekat dengan Beijing dan keputusan Presiden China Xi untuk mengunjungi Seoul sebelum Pyongyang dalam lawatan pertamanya ke semenanjung Korea pada 2014 .

Ri mengatakan, Kim Jong UN mencap Xi sebagai anak perempuan jalang dalam pertemuan pejabat tinggi waktu itu.

Untuk diketahui, Ri menjabat sebagai kepala Korea Daehung Trading Corporation, yang dikelola oleh organisasi rahasia yang berada di bawah kendali langsung keluarga Kim, menurut South China Morning Potit.

Ia mengatakan kepada The Washington Post, ia bertanggung jawab atas taktik Korea Utara untuk menghindari sanksi PBB, sebelum membelot bersama keluarganya pada  2014, demikian Independent, Rabu (18/10)

 

TAGS : Korea Utara Amerika Serikat Rudal PBB




TERPOPULER :