Saif al-Islam Gaddafi pernah menjadi pewaris ayahnya, tetapi dukungannya untuk tindakan brutal terhadap pengunjuk rasa 10 tahun lalu menodai citranya. Sejak pemberontakan 2011 itu, Libya masih dilanda konflik.
Gaddafi adalah salah satu tokoh paling menonjol yang diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai presiden - daftar yang juga mencakup komandan militer timur Khalifa Haftar, Perdana Menteri Abdulhamid al-Dbeibah dan ketua parlemen Aguila Saleh.
Berdarkan penurutan seorang sumber kepada Reuters, Minggu (5/9), tak lama setelah pembebasannya pria berusia 47 tahun itu segera berangkat dengan pesawat ke Istanbul.
Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah percakapan dengan mendiang diktator Libya, Muammar Gaddafi setelah rekaman pembicaraan tersebut bocor ke publik.
Pihak-pihak yang bertikai juga sepakat untuk menunjuk anggotanya ke komisi militer dengan lima anggota dari masing-masing pihak seperti yang diinginkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memantau implementasi gencatan senjata.
Al-Senussi diekstradisi pada September 2012 oleh Mauritania, tempat ia melarikan diri setelah jatuhnya Gaddafi.
UE merelokasi delegasinya Libya ke ibukota Tunisia, Tunis tahun 2014 menyusul pemberontakan tahun 2011 yang menggulingkan dan menewaskan diktator Muammar Qaddafi.
Said bertemu sejumlah politisi dan pemimpin suku untuk menyatukan faksi oposisi dan pendukung pemerintah.
Kantor Jaksa Agung Libya memulai penyelidikan semua orang yang terlibat atas pembebasan Saif al Islam.
Anak mantan diktator tersebut menjadi subyek surat perintah penangkapan atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang diduga dilakukan selama delapan bulan pemberontakan di tahun 2011