Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah agar menggencarkan edukasi terkait African Swine Fever (ASF) atau virus demam babi Afrika. Sebab masih banyak masyarakat yang belum mengetahui virus tersebut.
Sekarang ada 18 kasus yang tercatat di Singapura. NParks pada 9 Februari mengkonfirmasi kasus pertama di negara tersebut.
Tercatat kasus kematian babi sepanjang tahun 2021 di seluruh Sumatera Utara berjumlah 337 ekor, menurun jauh dibandingkan dengan data kematian pada tahun 2019 dan 2020.
Pihak berwenang meluncurkan penyelidikan selama akhir pekan, setelah berkembangnya spekulasi dalam beberapa pekan terakhir bahwa penyakit itu telah memusnahkan kawanan babi Thailand dan di tengah tuduhan menutup-nutupi.
Melalui kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), peternak diminta agar tidak menjual dan melalulintaskan babi milik mereka yang sakit sehingga tidak menyebarkan penyakit ke wilayah lain.
Saya berharap para pemuda Asia dan Afrika, melalui Kongres ke-2 ini mampu menyiapkan peta jalan untuk menyambut perubahan global yang hampir pasti terjadi. Termasuk, menyiapkan diri sebagai calon-calon pemimpin masa depan di era dis-rupsi akibat percepatan perkembangan teknologi.
Bantuan berupa serum konvaselen sebanyak 3.200 dosis diserahkan langsung oleh Mentan Syahrul kepada perwakilan tiga peternak, masing-masing Marthen Mole, Roy Mansula dan Cornelis Kupa.
Kematian babi yang disebabkan oleh penyakit African Swine Fever (ASF) ini memerlukan komitmen semua pihak dalam penanggulangannya.
Biden mengatakan 17 juta dosis akan menjadi tambahan dari 50 juta yang telah disumbangkan Amerika Serikat ke Uni Afrika. Sumbangan dosis vaksin akan membantu pengadaan J&J regional Uni Afrika sendiri melalui African Vaccine Acquisition Trust.
Serum Scovet ASF yang merupakan produk biologis berupa serum konvalescen African Swine Fever dari babi yang sembuh dari penyakit ASF.