Pendiri GoJek itu mengajukan praperadilan lantaran tidak terima ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop
KON serukan driver ojek online (Ojol), baik dari Grab, Gojek maupun Maxim untuk tetap menjaga kondusifitas
Mereka dimintai keterangan oleh KPK terkait dengan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud.
Kejagung memeriksa pemilik saham PT Gojek Indonesia Melissa Siska Juminto di kasus korupsi pengadaan laptop senilai Rp9,8 triliun di Kemendikbudristek periode 2019-2022
Dengan asumsi, setiap orang mendapatkan remunerasi sama rata untuk Direksi (7 orang) dan Dewan Komisaris (7 orang), maka masing-masing individu menerima: per tahun sekitar Rp103.078.214.284 per bulan Rp 8.589 851.190 atau perhari Rp 286.328.373 kalau mereka kerja 24 jam maka per jam Rp 11.930.348 atau per menit Rp 198.839.
Jangan hanya diskusi diam-diam. Ajak media, ajak pakar ekonomi, buka datanya. Kalau memang fair, ayo debat terbuka.
Sebelum mendunia lewat aplikasi seperti Gojek dan Grab, ojek online punya cerita awal yang sederhana tapi revolusioner.
Kalau mereka Grab dan Gojek tidak menghormati lembaga tinggi negara, maka kita juga bisa tidak menghormati mereka.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa dirinya pernah menyurati Nadiem Anwar Makarim, ketika pendiri Gojek itu masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek).