Baru tiga jam sejak Presiden ke-3 Republik Indonesia itu dikuburkan, makamnya malah dijadikan tempat berswafoto (selfie).
Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) incumbent, Alexander Marwata membongkar borok internal lembaga adhoc itu.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra menyebut penangguhan itu dikarenakan belum adanya surat mau penjelasan, dari Bappenas maupun Kementerian Keuangan (Kemkeu).
Dia mengatakan penundaan itu diminta oleh Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Liu He, dan karena fakta bahwa Republik Rakyat Tiongkok akan merayakan Hari Jadi ke-70 mereka pada 1 Oktober.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencari sensasi ditengah Komisi III DPR menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon pimpinan (Capim) lembaga adhoc itu.
Adanya Dewas menurut Ketua Harian Himpunan Advokad Pengacara Indonesia itu, bukan untuk melemahkan KPK. Namun justru untuk menguatkan KPK agar bekerja lebih maksimal dan lebih baik.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut bak pendekar mabuk yanh berjalan sendiri. Sebab, lembaga adhoc itu kerap mengabaikan penegak hukum lainnya, seperti kepolisian dan kejaksaan.
Sekjen IMLOW, Achmad Ridwan Tentowi mengatakan, pihaknya bahkan menerima informasi bahwa, diantara kontainer-kontainer itu sudah ada yang mengendap lebih dari 60 hari di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.
Adapun 396 peserta pameran itu terdiri atas 248 startup atau perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT), 130 calon PPBT,
Lebanon dan gerakan Hizbullah mematuhi Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, yang menjadi perantara gencatan senjata dalam perang Israel 2006, tetapi jika rezim Tel Aviv menyerang negara Arab, negara itu akan menghadapi tanggapan yang setimpal.