Penting menjaga ketersediaan pangan masyarakat terutama di masa pandemi COVID-19. Apalagi menghadapi musim kemarau panjang menurut prakiraan BMKG.
Petani dan penyuluh harus tetap bekerja di masa pandemi virus corona. Sebab, negara-negara eksportir menghentikan sementara kegiatan ekspornya.
Dengan luas lahan 1 hektare, Mahfudz bisa menghasilkan 20-30 ton per hektare per sekali panen dengan keuntungan sekitar Rp60-70 juta.
Tepung talas beneng banyak diolah menjadi donat talas, mie talas, ice cream talas, brownies talas dan aneka kue kering.
Pada tahun 2017 tercatat populasi kambing/domba mencapai 35.052.653 ekor dan sebanyak 4,27 juta ekor berada di provinsi Jawa Timur sedangkan kebutuhan konsumsi nasional terhadap daging kambing/domba sekitar 13.572 ton per tahun
P4S Cireundeu dibentuk 2018 dengan luas lahan 20 hektare yang ditanami singkong untuk diolah menjadi beras singkong dan menjadi makanan pokok seluruh warga Cireundeu.
Croissant singkong tersebut bisa menjadi alternatif potensi bisnis olahan pangan lokal sekaligus juga mendukung peningkatan ketahanan pangan
Petani di wilayah Sumedang gencar memproduksi olahan pangan lokal berbahan dasar ubi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di wilayahnya maupun pendatang.
Masyarakat diminta melakukan diversifikasi atau penganekaragaman pangan lokal di kebun atau lahannya untuk menghindari ketergantungan pada salah tanaman pangan.
Proses pembuatan snack bawang merah tidak sulit tetapi membutuhkan ketepatan dan kreatifitasyang tinggi.