Nilai-nilai perjuangan yang diajarkan oleh para pejuang kemerdekaan pada peristiwa 10 November 1945 harus terus dikobarkan.
Nilai kepahlawanan seseorang tidak hanya terbatas pada saat peperangan merebut kemerdekaan, tapi juga mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu.
Ancaman nyata yang dihadapi saat ini antara lain adalah Terorisme, Radikalisme, Intoleran, serta Konflik Identitas (SARA).
Menurut LaNyalla, konsepsi Ekonomi Pancasila sejalan dengan konsep ekonomi Islam.
Menurut dia, nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam lima sila masih relevan dan bisa dijadikan sebagai ideologi alternatif bagi negara-negara di dunia yang sedang menghadapi masalah.
Sebanyak 13,68 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp7,33 triliun dan frekuensi sebanyak 887.432 kali
Couteau menilai bahwa Indonesia sukses mencegah dan menangani kekerasan-kekerasan yang berbau identitas, terutama agama dan etnis
Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp886,55 miliar dari 1,47 miliar saham yang diperdagangkan
ekstremisme banyak menyasar anak muda, termasuk mahasiswa.
Sebanyak 13,10 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp6,27 triliun dan frekuensi sebanyak 742.559 kali