Penjualan ternak domba Balai Ternak Baznas Garut mengalami peningkatan signifikan pada saat momen kurban tahun 2021
Potensi hewan ternak tanah air sangat mungkin dikembangkan. Percaya akan potensi ini, pemerintah memiliki target untuk mencapai swasembada daging sapi pada 2026 mendatang.
Di Balai Ternak Pidie Jaya terdapat 331 ekor domba dan kambing yang menghasilkan banyak kotoran setiap harinya
Kementan terus mendorong pemenuhan protein hewani bagi masyarakat dengan produksi dalam negeri. Hal ini dilakukan dengan terus meningkatkan produksi ternak serta memberikan ragam pilihan protein hewani bagi masyarakat dari produk daging, susu dan telur.
Pembongkaran termasuk empat rumah darurat dan enam kakus yang terbuat dari lembaran besi bergelombang yang digunakan untuk kandang ternak.
Capaian NTP dan NTUP ini harus terus dijaga dan didukung dengan berbagai kebijakan dan program yang relevan sehingga tetap stabil bahkan dapat meningkat lebih tajam lagi.
Salah satu permasalahan dalam penyediaan pakan unggas yang berdaya saing adalah masih tingginya tingkat impor Indonesia yang mencapai 35%.
Walad juga berinovasi untuk menambah nilai pemberdayaan dengan membuat pupuk kompos organik dengan memanfaatkan kotoran dari hewan ternak mustahik.
Tak hanya menjalankan program utama penggemukan dan pembiakan ternak, namun para mustahik juga didorong untuk mengolah kotoran domba menjadi pupuk kompos.
Kementan juga akan memberi bantuan berupa pengembangan kebun kopi, perkebunan pisang, bibit kuda dan anakan kerbau yang bisa dikembangkan untuk pemenuhan pasar nasional.