Pejuang oposisi Suriah yang dipimpin Turki telah maju sejak melancarkan serangan terhadap Afrin pada 20 Januari lalu
Menurut laprang New York Times, teknisi rudal Korea Utara juga terlihat bekerja di pabrik senjata kimia dan rudal yang dikenal di Suriah.
Perempuan di Suriah harus menggadaikan mahkotanya untuk ditukar dengan bahan makanan yang datang dari luar.
Last Men in Aleppo menceritakan tentang sebuah kelompok bernama White Helmets, organisasi relawan pencarian dan penyelamatan.
Tembakan artileri juga menghantam pemukiman di Ghouta Timur yang terkepung, sehingga menewaskan empat warga sipil.
McMaster menuding Iran meningkatkan aktivitas terselubungnya untuk mengencangkan pengaruhnya di Timur Tengah.
enam orang dirawat karena gejala yang mengikuti terkena gas berbahaya seperti pupil yang melebar dan kesulitan bernafas
Perwakilan Washington dan Moskow untuk PBB saling menyalahkan atas kekerasan di Suriah.
Tillerson juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai perkembangan terakhir yang terjadi antara Iran dan Israel di Suriah.
Presiden Prancis menggatakan menyerang warga sipil Suriah dengan senjata kimia menjadi "garis merah" untuk Prancis