Petugas berhasil menangkap beberapa orang pelaku, termasuk juga menyita beberapa barang bukti bom yang belum sempat meledak.
Sebelumnya, ledakan bom terjadi di pintu masuk gerbang Mapolrestabes Surabaya pada pukul 08.50 WIB.
Kalangan intelijen sebenarnya sudah mencium adanya pergerakan dan pergeseran sekitar 57 orang yang dicurigai sebagai teroris. Mereka bergeser dari daerahnya masing masing menuju Jakarta
Anggota yang curiga mendekti keduanya kemudian memeriksa telepon selular dan membawa ke Polres Metro Jakarta Timur.
Pemerintah Australia menuliskan detail travel advice bagi warganya, terutama di Bali, Surabaya, dan Jakarta karena dianggap memiliki ancaman tinggi teroris.
Petugas gegana dari Polda Jatim sudah datang ke lokasi untuk mengamankan lokasi kejadian perkara.
Di saat warga setempat sibuk dengan bom di Gereja Katolik itu, bersamaan juga dua pria laki-laki melajukan motor Yamaha Jupiter Z bernomor Polisi Ag 4966 WI.
Pelaku mengenakan mobil Honda Brio warna perak bernomor polisi F 1614 UZ yang diikuti petugas sejak wilayah Sukabumi.
Polisi juga harus membongkar jaringan teroris mana yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Indonesia kembali berduka atas tindakan teror bom atau teroris di Gereja, Surabaya, Minggu (13/5). Akibat insiden tersebut menelan 9 korban jiwa dan puluhan orang lainnya luka-luka.