Kita tidak boleh lagi kecolongan. Penyebaran kasus Covid-19 yang sempat di luar kendali harus menjadi pembelajaran. Sejak awal pemerintah harus memiliki langkah antisipasi terhadap kasus hepatitis misterius yang telah terjadi di sejumlah negara.
Muhadjir mengatakan upaya pelacakan kasus di setiap daerah diharapkan bisa memberi peluang bagi otoritas terkait maupun tenaga medis dalam upaya pencegahan dini penyakit.
Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengumumkan hepatitis akut misterius ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Ini menyusul setelah ada lebih dari 170 kasus yang dilaporkan di 12 negara.
Pendatang baru sebanyak itu dipicu beberapa faktor. Salah satunya, kasus COVID-19 di Ibu Kota yang semakin terkendali.
Bahkan, aksi mafia tambang di Sumatera Selatan (Sumsel) diduga menggunakan perangkat negara seperti aparat penegak hukum untuk mengintimidasi para investor untuk melepas kepemilikan tambang hingga mengalami kerugian miliaran rupiah.
Penambahan itu membuat total kasus selama pandemi menjadi 6.047.315 orang. Hal itu berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19.
"Akan baik kalau ada penjelasan lebih rinci tentang perbedaan fatalitas ini. Satu meninggal dari 170 kasus di dunia, dan tiga meninggal dari tiga kasus kita," kata Yoga
Kemudian, dilaporkan juga oleh Kemnterian Kesehatan, kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat 371 orang.
Semua penegak hukum perlu dikerahkan dan oknum aparat penegak hukum juga harus diproses di peradilan.
Juru bicara berlatar belakang jaksa ini belum dapat menyampaikan lebih detail para pihak yang diperiksa berikut kasus yang sedang diusut.