Biro intelijen AS, CIA, telah membuat berbagai plot pembunuhan terhadap Castro. Mulai dari bahan peledak hingga makanan kesukaan Castro, kerang jamur yang mematikan.
Kabar tersebut telah dikonfirmasikan kepada saudaranya yang juga menjabat sebagai Presiden Kuba saat ini, Raul Castro, yang membenarkan kabar kematian Fidel Castro.
Sang revolusioner muncul di sebuah acara gala di Teater Karl Marx Havana bersama saudaranya, Presiden Raul Castro, dan sekutu Kuba, Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Media lokal melaporkan, perjanjian tersebut menyangkut 5 juta dosis awal, tetapi Vietnam telah mengesahkan pembelian 10 juta dosis secara total.