Ucapan Ade Armando terkait DI Yogyakarta yang menghina dan menyinggung perasaan masyarakat Yogyakarta, menandakan Ade Armando tidak tahu sejarah. Ini jelas ya, DI Yogyakarta itu sudah diatur Undang-Undang.
Spanduk yang bertuliskan: Ade Armando Penista UU Keistimewaan Yogyakarta dan Penghina Sejarah Kemerdekaan RI itu salah satunya terpasang di kawasan Starbucks Megaria, Jakarta Pusat. Spanduk juga bertebaran hingga ke kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Gus Halim: Pemahaman Akar Sejarah Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa
Ketiganya menambah total emiten di BEI mencapai 901 perusahaan, yang notabene tertinggi sepanjang sejarah
Jokowi Hadiri KTT OKI, HNW: Ini Momentum Bayar Utang Sejarah Indonesia
HNW: Pentingnya Pendidikan yang Berorientasi Cinta Bangsa
Prof. Dr. Julie Sulianti Saroso merupakan tokoh penting bagi penelitian dalam catatan sejarah bidang kebijakan kesehatan di Indonesia
Konferensi Pemuda Parlemen Indonesia, HNW : Ingatkan Generasi Muda Ambil Inisiatif
Kalau menurut saya hal yang paling penting tidak hanya memandang mereka sebagai objek, bukan hanya sebagai pemilih. Bagi saya memandang generasi milenial dan gen z ini, anak-anak muda ini, sebagai aktor sejarah.
Perbaikan Tata Kelola Museum Harus Menjadi Gerakan Bersama