Saya kira terlalu digeneralisir dan terlalu parsial jika persoalan minyak goreng ditimpakan kepada Menko perekonomian dan Menperin. Mestinya kebijakan soal minyak goreng ini dilihat secara komprehensif.
Guna menekan angka stunting dan mencetak generasi emas Indonesia tahun 2045, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, pendidikan calon pengantin (catin) sangat penting untuk dilakukan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, meskipun saat ini kemiskinan ekstrem di Indonesia sudah mencapai 9 persen, namun pengentasannya justru semakin sulit.
Keduanya jadi tersangka terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Menko Marves)l, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menko Airlangga mengatakan, dalam konteks ketenagakerjaan, investasi sangat penting paling tidak untuk 5 alasan.
Pemerintah akan menyediakan bibit unggul agar pendapatan petani meningkat, sehingga tingkat kemiskinan turun dan petani tambah sejahtera.
Ada sekitar 16.643 ha dari total 60,778 ha lahan yang belum teririgasi dengan baik.
Menko Marves Luhut mengapresiasi Kementan di bawah komando Mentan Syahrul karena sudah berhasil meningkatkan produksi padi nasional.
Kemudian terkait kebijakan harga minyak goreng kemasan yang disesuaikan dengan harga keekonomian tentu akan membuat produsen minyak goreng bisa maksimal untuk berproduksi.
Itu kan Pak Luhut yang sampaikan, tanyakan saja ke Pak Luhut. Kalau data itu ada dan itu bisa sekiranya diakses oleh kami Fraksi MPR ya dengan senang hati supaya jadi bagian untuk melengkapi pertimbangan kami untuk bahan penundaan pemilu, tapi kalau enggak ada juga gapapa.