Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional diperlukan SDM yang berkualitas, terutama kualitas petani dan penyuluh sebagai garda terdepan.
Petani yang selama ini melakukan proses pembasmian hama dengan cara manual, kini beralih memanfaatkan drone untuk membasi hama.
Peluang bisnis porang masih sangat terbuka lebar, mengingat bahwa porang merupakan salah satu komoditas ekspor yang sangat diminati oleh negara-negara Asia Timur terutama Jepang dan China.
Ecotan merupakan salah satu Kelompok Wirausaha Mandiri Mahasiswa di Polbangtan Yoma yang bergerak di bidang inovasi pertanian berkelanjutan.
Untuk meningkatkan produksi pertanian, para petani diajak agar memanfaatkan bantuan dan fasilitasi dari pemerintah. Bantuan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian.
Dalam penilaian ini, poktan Kedawung didampingi penyuluh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, Shofi Nur Prihatin.
Salah satu solusi yang ditempuh Kementan ialah mengangkat Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL TB) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)
Kerja sama tersebut dilakukan melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, salah satu UPT Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).
Hasrat menjadi penyuluh terwujud ketika di tahun 2007, pemerintah membuka kesempatan menjadi THL TBPP.
Upaya penumbuhan petani milenial yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan salah satu strategi untuk menjamin tercapainya ketahanan pangan nasional.