11 teroris tersebut dijatuhi hukuman mati karena kasus pembunuhan terhadap 69 orang, melakukan serangan bom, menjadi anggota organisasi ilegal, menyerang institusi pendidikan dan melukai 148 orang lainnya
Sebelumnya pada Sabtu, media lokal melaporkan bahwa dalam serangan 10 menit, pria bersenjata yang mengenakan seragam militer menembaki pasukan Iran dalam parade militer.
Tembakan terjadi ketika pasukan keamanan sedang melakukan sebuah operasi kontraterorisme yang didasarkan pada informasi intelijen di kawasan Waziristan Utara.
Al-Ithawi telah menduduki beberapa pos penting dalam kelompok teroris, termasuk asisten pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.
Dua serangan teroris di kedutaan Iran menewaskan dua puluh tiga orang pada 19 November 2013. Atase kebudayaan Iran di Libanon Ebrahim Ansari juga menjadi martir.
Polisi menahan paspor teroris Italia yang berencana untuk ke Irak, kemudian Suriah.
Beberapa jam sebelumnya, bom meledak di tiga sekolah, yang mengakibatkan kematian setidaknya satu anak.
zona de-eskalasi di provinsi Idlib adalah satu-satunya zona di mana puluhan ribu teroris diposisikan dipimpin oleh organisasi teroris Jabhat al-Nusra.
Pemerintah Perancis, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan bersama yang menyambut baik kesepakatan itu.
Bruson dituduh menjadi mata-mata PKK, yang terdaftar sebagai kelompok teroris baik oleh AS, Uni Eropa dan Turki dan Organisasi Teror Fetullah (FETO), kelompok di balik upaya kudeta yang kalah di Turki Juli 2016 silam.