Pemimpin lain melarikan diri ke luar China dan mencari suaka dengan mengkhawatirkan keselamatannya dari gerakan yang dinilai sebagai perburuan politik.
Aparat kepolisian setempat diberitakan AFP mengatakan, sekitar 40 pencari suaka membakar dua tenda pengungsi yang didirikan oleh lembaga bantuan kemanusiaan, serta tempat sampah di kamp Souda sebagai protes atas lambatnya proses pemberian suaka.