Wacana calon tunggal dalam kontestasi Pilpres 2019 diduga ada suap atau mahar politik. Sebab, tidak ada makan siang gratis dalam sebuah politik.
HNW sangat apresiasi masalah moral menjadi pembahasan utama yang diangkat. Sebab saat ini moral perlu terus digaungkan disaat bangsa ini dihadapkan tantangan bangsa.
PKS mendorong terbentuknya poros ketiga pada kontestasi Pilpres 2019. Sebab, masyarakat saat ini membutuhkan adanya calon presiden (Capres) alternatif.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dinilai secara etika, sudah tidak layak untuk memimpin partai. Sebab, Sohibul dianggap telah merusak reputasi PKS.
PPP memprediksi wacana munculnya poros baru atau poros ketiga pada Pilpres 2019 akan mustahil bisa terwujud. Sebab, lima partai politik telah menyatakan dukungan kepada Presiden Jokowi.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dinilai sebagai penentu Pilpres 2019 mendatang. Sebab, Cak Imin memiliki basis massa yang kuat.
Larangan terhadap mahasiswi memakai cadar dinilai sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM). Sebab, pemakaian cadar merupakan hak setiap warga negara.
Peredaran narkoba di tanah air sudah memasuki pada ambang darurat. Sebab, impor narkoba melalui jalur ilegal sudah tidak terbendung.
Meski memiliki elektabilitas tertinggi, Presiden Jokowi dinilai belum aman dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sebab, Cawapres menjadi penentu untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dinilai sebagai pembohong yang membuat malu partai. Sebab, Sohibul tidak dapat membuktikan tudingannya kepada Fahri Hamzah.