Sebelumnya pada pukul 14.00 WIB Polres Cianjur sempat memberlakukan sistem satu arah guna antisipasi macet total seiring tingginya volume kendaraan menuju arah Bogor selama 3 jam. Jalur kembali dapat dilalui secara normal Selasa petang.
Pengendara terjebak selama enam jam dengan laju kendaraan terhenti di jalur Cianjur-Bandung, Jawa Barat, akibat macet total sejak pagi hingga Selasa petang,
Pada titik itu, rata-rata mobil melintas dengan kecepatan 25 km per jam
Saat arus balik nanti, semua kendaraan akan bermuara di Jakarta. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan arus mudik
"Alhamdulillah, kesan mereka sangat puas walaupun macet. Saya perkirakan tadi bisa sampai 300 ribu,"
Mujib menjelaskan pemudik yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang pada H-2 Lebaran tahun ini ada lebih dari 3.000 orang dan jumlah tersebut pun sudah menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Namun tampaknya pemerintah kurang antisipatif, terbukti panjangnya kemacetan di jalan tol, non tol, hingga akses ke pelabuhan. Hingga H-2 ini pun kemacetan terjadi di mana-mana
Sejumlah kendaraan yang ingin keluar Tol Merak dialihkan ke GT Cilegon Timur. Hal itu dilakukan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan.
Antrian kendaraan terpantau sejak Jumat siang hingga sore akibat kontur jalan yang menanjak di sekitar Jatingaleh.
Awalnya, jadwal sistem one way diberlakukan Jumat mulai pukul 07.00 WIB sampai 24.00 WIB. Namun, dengan mempertimbangkan jumlah kendaraan yang bergerak keluar dan masuk tol masih cukup tinggi, maka Polri mengambil diskresi dengan memperpanjang waktu pemberlakuan one way.