Muhadjir meminta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir supaya melakukan pembenahan terhadap seluruh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang melibatkan riset lapangan dan wawancara penjurian oleh dewan juri yang terdiri dari kalangan pakar
Database e-journal yang dilanggan antara lain EBSCO (Agriculture Plus, Computers & Applied Science, Engineering Source)
Sinergi antara akademisi, pelaku bisnis, dan pemerintah atau ABG (Academic-Business-Government) perlu ditekankan untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Menteri Nasir menyebut optimalisasi anggaran riset masih minim.
Diharapkan hasil riset tak hanya berhenti di meja perpustakaan, melainkan dapat dimanfaatkan menjadi inovasi oleh dunia usaha dan masyarakat.
Soeharto sempat meminta lulusan studi teknik tersebut untuk memproduksi senjata.
Mohamad Nasir menyebut, dewasa ini perekonomian nasional sebagian besar masih berbasis pada sumber daya alam semata.
Sebuah proses produksi visual yang menggabungkan riset, strategi dan pengembangan kreatif.
Mohamad Nasir menantang Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, supaya menghasilkan riset yang dapat digunakan sebagai bahan farmasi.