Mantan CEO Gojek tersebut ditemani oleh mantan Mendikbud yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
Presiden Joko Widodo baru saja melantik Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) baru, dengan nomenklatur yang mencakup Pendidikan Tinggi (Dikti), dalam Kabinet Indonesia Maju Masa Jabatan 2019-2024.
Dalam dirinya terjadi perpaduan antara profesionalitas, inovasi, komitmen, dan direction yang kuat terhadap kemajuan.
Ketua Umum IGI Ramli Rahim tidak habis pikir apa yang akan dilakukan oleh Nadiem, seorang pebisnis transportasi daring, ketika memimpin pendidikan di Tanah Air.
Di hari pertamanya menjabat, mantan CEO Gojek tersebut dengan nada bercanda meminta agar para pejabat dan awak media tidak memanggilnya dengan sebutan `Bapak` atau `Pak`.
Nadiem menyebut dia terlebih dahulu ingin belajar, dalam memahami persoalan pendidikan.
Dari pantau beberapa media, Makarim sering dikaitkan dengan kementerian ekonomi digital baru atau di bidang pendidikan.
Menurut video viral di Indonesia, Shamsubahrin Ismail membuat pernyataan yang dianggap menghina para pengemudi Gojek dan Indonesia.
RUU Sisdiknas Tak Masuk Prolegnas, Nadiem: Apa Boleh Buat?