Pasca kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT), empat Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dugaan transaksi suap.
KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim Satgas KPK mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya.
KPK mengaku masih menyadap terhadap sekitar 300 nomor telepon. Hal itu menyikapi berlakunya Undang-Undang (UU) nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan atas UU nomor 30/2002 tentang KPK berkaitan dengan OTT.
Dengan adanya revisi UU KPK muncul persepsi di kelompok anti Firli itu bahwa OTT KPK akan dihilangkan
Staf Protokol Wali Kota Medan bernisial AND mencoba membunuh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika menggelar operasi tangkap tangan (OTT) Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, KPK menciduk Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Rabu (16/10).
KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Bontang dan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). KPK telah mengamankan delapan orang.
Setelah menciduk Bupati Indramayu Supendi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Timur (Kaltim).
KPK menetapkan Bupati Indramayu, Supendi sebagai tersangka kasus suap terkait pengaturan proyek di pemerintahan Kabupaten Indramayu.