Perlu sekali pengawalan pekerja migran Indonesia dari hulu. Sebab, hal ini berkaitan dengan SDM kelas dunia. Untuk hilirnya yaitu setelah pulang dari luar negeri juga perlu dioptimalkan. Tidak kemudian menjadi pengangguran lagi. Mereka bisa dilatih untuk menjadi pengusaha atau paling tidak bisa membuka lapangan kerja baru.
Kami berharap program dan apa yang dilakukan Tamansiswa selama ini perlu terus ditingkatkan, guna mencetak generasi dan Sumber Daya Manusia yang unggul, berakhlak dan bermoral.
Mahasiswa harus terbiasa membicarakan isu-isu politik dan kenegaraan. Juga mempelajari dan mendiskusikan tema-tema kebangsaan, sejarah peradaban dunia, capaian-capaian dunia dan masa depan dunia.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan pentingnya nasionalisme di kalangan mahasiswa dan generasi muda.
LaNyalla meminta kepada Kemenaker untuk menjawab persoalan para Pengusaha Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), agar dapat kembali memberi kontribusi bagi percepatan pemulihan ekonomi nasional Indonesia.
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengingatkan para pemangku kebijakan untuk membangun ekosistem pertanian. Hal itu bertujuan agar para milenial tertarik menjadi petani.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena meminta BPOM lebih progresif dan memberikan ruang pada penggunaan obat-obatan yang ditengarai juga bisa dipakai untuk Covid-19.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) terus menyerap aspirasi masyarakat di berbagai penjuru negeri.
Setiap masukan pandangan kemudian aspirasi dari masyarakat itu memang harus dibuka seluas-luasnya, ditampung seluas-luasnya dalam setiap pembahasan RUU yang sudah dibahas, sehingga kita memang mendapatkan masukan dan aspirasi masyarakat yang bisa dipertanggungjawabkan.
Tentu saja kami berharap bahwa DPR RI bisa selalu meningkatkan kinerja nya dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.