Teheran akan melanjutkan mengurangi komitmen di bawah kesepakatan nuklir untuk ketiga kalinya.
Washington keluar dari perjanjian itu terjadi tak lama setelah AS memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan perannya dalam meracuni mantan mata-mata di Inggris pada tahun 2018.
Peristiwa itu terjadi setelah para pejabat dari Iran dan UEA bertemu untuk pertama kalinya dalam enam tahun di ibukota Iran untuk membahas cara meningkatkan keamanan maritim.
Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Republik Islam memperingatkan petualangan AS, yang mengatakan itu pasti gagal. Sanksi itu adalah tanda pengecut.
INSTEX adalah kendaraan bagi Eropa untuk memenuhi komitmennya setelah AS menarik diri dari perjanjian nuklir, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk eksekusi dan menuduh pasukan keamanan Bahrain menggunakan tindakan penyiksaan untuk memaksa dua pemuda itu mengaku pada sesuatu yang mereka tidak dilakukan.
AS menjatuhkan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, pada Rabu (Kamis waktu setempat).
Menurut salah seorang pejabat Israel yang berbicara anonim, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meneken proposal tersebut pada Selasa (30/7) malam.
Mahmoud Waizi mengatakan, masalah itu akan dibahas lebih detail pada rapat kabinet pada hari Minggu mendatang.