Pendamping Jokowi pada Pilpres 17 April 2019 ini diberi gelar `Pui Pamboq Bioq Puyan`, yang berarti pemimpin bijaksana.
Presiden Jokowi diminta kembali blusukan atau bersentuhan langsung dengan masyarakat jika ingin kembali menang dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Sektor pertanian selama pemerintahan Jokowi-JK tidak hanya berhasil mendongkrak produksi dan kesejahteraan petani, tetapi juga pendapatan negara melalui kinerja ekspor yang semakin meningkat
Selain soal larangan mengumandangkan azan, Puan juga menyebutkan hoaks lain yang menimpa Jokowi, yakni penghapusan mata pelajaran pendidikan Islam di institusi pendidikan.
Dalam survei Litbang Kompas disebutkan selisih elektabilitas hanya 11,8 persen. Elektabilitas Jokowi-Ma`ruf 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen.
Tim Bravo 5 merupakan tim relawan Jokowi-Ma`ruf yang terdiri dari para purnawirawan TNI yang sebagian besar merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1970-an atau se-leting Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan
Relawan Reliji yang dikomando Bursah Zarnubi akan menggiatkan kampanye di 7 Provinsi. Yakni Sulawesi Tengah, Riau, Aceh, Sumatera Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Jambi.
TKN Jokowi-Kiai Ma`ruf mengonsolidasikan kekuatan dengan menghadirkan 1300 orang dari kepala daerah, wakil kepala daerah, dan pimpinan DPRD dari parpol Koalisi Indonesia Kerja.
Capres 01 Jokowi akan bertemu dengan para kepala daerah dari kader parpol anggota KIK pendukung Jokowi-KH Ma`ruf Amin.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tak mau ambil keuntungan terkait penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy (Romi) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).