Indonesia akan menghadapi masa keemasan yang disebut dengan istilah Indonesia Emas 2045.
Mengapresiasi langkah konkrit dari berbagai lembaga dan elemen masyarakat yang telah bergotongroyong membantu masyarakat terdampak.
Ketidakpuasan terhadap kebijakan yang diambil pemerintah bisa menimbulkan gerakan atau pemikiran radikal. Terutama terkait kebijakan yang berbasis agama maupun ideologis.
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani menyebutkan program deradikalisasi yang telah memakan biaya triliunan rupiah masih belum berhasil.
Sebagai negara kepulauan yang rentan dengan bencana alam, BASARNAS adalah ujung tombak dalam penyelamatan manusia.
Walaupun memimpin DKI Jakarta di masa awal kemerdekaan Indonesia, tidak bisa terlalu mengandalkan anggaran negara, namun berkat kepemimpinan Ali Sadikin, Jakarta bisa menjadi kota Metropolitan.
Kasus keterlibatan perempuan dan anak dalam pusaran kejahatan narkoba dan prostitusi jauh lebih dahulu dan lebih besar dibandingkan keterlibatan pada kasus radikalisme.
Beragamnya jenis bencana alam yang dialami masyarakat NTT seperti banjir bandang, angin kencang, badai dan tanah longsor, ujar Rerie, menambah tingkat kesulitan dalam melakukan penyelamatan para korban.
Wacana tentang penanganan tindak terorisme di Indonesia harus digeser. Para pihak-pihak terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sebaiknya mengedepankan pencegahan ketimbang tindakan-tindakan yang sifatnya represif.
Generasi muda saat ini adalah pewaris estafet kepemimpinan nasional yang akan mengemban amanah kebangsaan dalam membangun peradaban Indonesia di masa depan.