Bulan lalu, seorang aktivis sayap kanan dari Denmark membakar salinan Alquran di luar kedutaan Turki di Stockholm.
Penegasan Anwar tersebut merespons aksi pembakaran salinan Al Quran yang baru-baru ini terjadi di Swedia.
Swedia harus belajar toleransi beragama yang diajarkan oleh Pancasila di Indonesia.
Pembakaran Alquran dilakukan oleh pimpinan Parpol Sayap Kanan Denmark Garis Keras Rasmus Paludan
Aksi pembakaran Alquran tersebut adalah bentuk tidak adanya penghormatan dan penghargaan terhadap kebebasan memeluk agama.
Turki dan Hungaria adalah satu-satunya anggota NATO yang tidak meratifikasi keputusan bersejarah negara-negara tetangga Nordik itu untuk mematahkan tradisi non-blok militer mereka dalam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.
MUI Minta Dubes Swedia untuk Indonesia, Marina Berg memberikan penjelasan terbuka ihwal adanya aksi pembakaran Alquran tersebut
JMM meminta pemerintah Indonesia dan Komunitas Muslim Dunia untuk melakukan protes keras melalui aksi-aksi kongkret agar kejadian serupa tidak terulang di manapun dan kapanpun.
Kiai Said Kutuk Keras Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia