Teheran telah membantah terlibat dalam serangan pada Kamis di mana dua anggota awak, seorang Inggris dan seorang Rumania tewas.
Pernyataan ini disampaikan setelah Amerika Serikat, Israel dan Inggris menyalahkan Teheran atas serangan terhadap sebuah kapal tanker yang dikelola Israel, di lepas pantai Oman.
Penyelidikan Inggris menyimpulkan bahwa sangat mungkin bahwa Iran telah menggunakan satu atau lebih drone untuk melakukan serangan melanggar hukum dan tidak berperasaan.
Pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengawal kapal tanker minyak yang dikelola Israel di lepas pantai Oman, usai menjadi korban serangan pesawat tanpa awak (drone).
Sebelumnya memutuskan bahwa tidak ada shalat Iduladha, tidak ada pasar tradisional sebelum Idulfitri, dan tidak ada pertemuan yang diizinkan di Kesultanan.
Kapal angkatan laut terbesar Iran, Kharg, tenggelam pada Rabu (2/6) setelah terbakar di Teluk Oman. Beruntung, para awak kapal berhasil diselamatkan.
Oman hanya akan mengizinkan warga dan penduduk untuk memasuki negara Teluk Arab mulai 8 April menyusul peningkatan kasus COVID-19 yang menekan sistem perawatan kesehatan.
Kapal berbendera Bahama, MV HELIOS RAY, meledak di Teluk Oman kemarin
Oman menormalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu, menjadi negara Arab ketiga dan keempat yang melakukannya dalam lebih dari 70 tahun
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman mengatakan bahwa hal ini sebagai bagian dari bentuk peran aktif Kemenag dalam upaya pencegahan penyebaran dan penanggulangan Covid-19.