Pembatasan baru datang ketika Iran meningkatkan kampanyenya untuk mengurangi penyebaran penyakit virus corona yang belakangan dikenal COVID-19.
Rusia menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona baru (Covid-19) yang sangat rendah di Eropa. Padahal negara tersebut memiliki populasi sekitar 146 juta orang.
Kasus virus corona baru (Covid-19) di seluruh masih mengalami peningkatan. Hingga Minggu (22/3) siang ini, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 13.069 orang.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa kasus baru coronavirus di seluruh dunia telah melampaui 260.000, dengan lebih dari 11.000 kematian.
Pada Desember, Rusia mulai mengoperasikan rudal hipersonik baru miliknya, Avangard. China juga berinvestasi secara signifikan dalam pengembangan kendaraan hipersonik meluncur.
Iran mengalami lonjakan kasus infeksi virus corona baru (Covid-19) pada Sabtu (21/3) petang, setelah Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan 966 kasus baru.
Tak kurang dari 123 pasien virus corona baru (Covid-19) di Iran meninggal dunia selama 24 jam terakhir.
Google, meluncurkan laman web edukasi mengenai virus corona baru (Covid-19), pada Sabtu (21/3), yang berisi tips keamanan dan informasi resmi tentang pandemi.
Sebanyak 11 pasien diidentifikasi itu baru kembali dari Maroko, India, Yordania, Filipina, Inggris, UEA dan Swiss. Mereka dibawa langsung dari bandara ke rumah sakit untuk dikarantina.
Dia menegaskan bahwa sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, seluruh kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak saat ini agar tidak dilaksanakan, guna mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19).