Indonesia menutup ASEAN Para Games dengan 126 medali emas, 75 perak dan 50 perunggu jauh meninggalkan perolehan medali negara negara lainnya di kawasan Asia Tenggara.
Dengan melihat potensi para atlet yang dengan persiapan apa adanya dapat memperoleh hasil di Kuala Lumpur, optimis di Asian Para Games 2018 dan Paralympic 2020 mampu berprestasi.
ASEAN Para Games ke-9 berlangsung pada 17-23 September 2017 dan diikuti total 1.428 atlet yang berasal dari 11 negara di wilayah Asia Tenggara yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Kamboja, Singapura, Laos, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Timor Leste dan tuan rumah Malaysia.
Ini kali pertama bagi M Fadli tampil di ASEAN Para Games setelah diamputasi kaki kirinya pada 2015.
Meskipun nomor yang akan dipertandingkan dalam Asian Games masih belum pasti, namun atlet akan tetap fokus pada pertandingan ini.
Pemerintah dalam hal ini Wapres harus bekerja keras dan mencari berbagai cara dalam berkomunikasi dengan OCA untuk bisa menjaga target emas kontingen Indonesia dengan mempertahankan nomor-nomor andalan emas.
Ketua Kontingen Indonesia di Sea Games 2017 Kuala Lumpur Aziz Syamsuddin mengatakan, Menpora Imam Nahrawi akan melakukan evaluasi terhadap pembinaan atlet disetiap cabang olahraga.
Test event ini harus dimanfaatkan dengan optimal.
Test Event Asian Games 2018 akan mempertandingkan sepuluh nomor putra dan putri.
Beberapa pengalaman di SEA Games 2017 harus menjadi pengalaman berharga untuk menuju Asian Games 2018.