Washington tampaknya sedang ergeser dari kampanye tekanan maksimum gagal menjadi salah satu kebohongan maksimum dan penipuan terhadap Republik Islam.
Rouhani membeberkan, AS dan Israel mendukung Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dalam perang di Yaman. Melengkapi mereka dengan senjata dan intelijen.
Untuk memasok kembali minyak mentah 5,7 juta barel per hari bisa memakan waktu berminggu-minggu.
Padahal Washington pada Minggu (15/9) kemarin menuding Iran sebagai dalang atas serangan drone yang menargetkan pabrik minyak Arab Saudi.
Pompeo menuding Iran sebagai dalang serangan terhadap pabrik minyak Saudi, yang menyebabkan pemangkasan setengah dari produksi kerajaan.
Saudi Aramco, yang memompa sekitar 9,8 juta barel per hari pada Agustus, akan dapat menjaga pelanggan dipasok selama beberapa minggu dengan menggambar pada jaringan penyimpanan global.
Moskow juga mengancam akan menggunakan jet tempur atau sistem pertahanan udara S-400 untuk melawan setiap pesawat Israel yang menyerang Suriah.
Pemberontak Houthi Yaman telah mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas minyak yang dioperasikan oleh Saudi
Donald Trump mengatakan, sulit dipercaya bahwa Israel telah menempatkan alat-alat itu.
Donald Trump belum menegur Israel, dan tidak ada konsekuensi atas perilaku rezim.