Harapan dunia segera mendapatkan vaksin yang efektif melawan virus yang telah menewaskan lebih dari satu juta orang muncul pada awal pekan ini.
Izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin Covid-19 menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19.
Terdapat beberapa asumsi yang digunakan dalam riset ini, salah satunya tingkat keberhasilan vaksin sebesar 60 persen dengan waktu 10 tahun untuk mengembangkan vaksin.
Masyarakat tetap harus menjalankan protokol kesehatan karena menurut Ketua Tim Riset uji klinis vaksin Covid-19 Unpad, Prof. Kusnadi Rusmil, butuh 2 tahun untuk kembali normal.
Penangguhan itu terjadi pada hari yang sama raksasa farmasi Amerika Serikat (AS), Pfizer mengatakan kandidat vaksinnya efektif 90 persen dalam mencegah COVID-19.
Orang tua bisa menjadi pahlawan buat anak-anaknya, guru menjadi pahlawan buat murid-muridnya, paramedis adalah pahlawan buat para pasiennya.
Trump menuduh Lembaga Administrasi Obat dan Makanan (FDA) sengaja menunda penyelesaian vaksin Covid-19
Pemerintah Israel meminta pemerintah Amerika Serikat untuk membantunya mendapatkan akses ke vaksin Covid-19 Pfizer,
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan lebih dari 237.000 orang tewas di Negeri Paman Sam, jumlah kematian terburuk secara global dan melonjak di seluruh wilayah.