Bahr Aluloom mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk serangan udara dan pembunuhan yang dilakukan oleh AS, yang kini membuat tensi di Teluk semakin memanas.
Keputusan itu menyusul pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di ibukota Irak, Baghdad pada Jumat pekan lalu.
Tindakan jahat yang dilakukan atas konsultasi dan provokasi Rezim Zionis Israel adalah sebuah kesalahan strategis yang akan berujung pada peningkatan rasa ketidakamanan di kawasan.
Putri sang jenderal, Zainab, dalam kerumunan peziarah mengecam Washington dan mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap tentara AS yang ada di Timur Tengah.
Dia menepis spekulasi mengenai serangan balasan Iran, dan menggambarkan ancaman yang ditimbulkan oleh Soleimani dalam jangka panjang akan berdampak luas.
Pasukan yang bersekutu dengan GNA menggambarkan serangan itu sebagai serangan udara yang diluncurkan oleh LNA
Benjamin Netanyahu keceplosan menyebut negaranya memiliki senjata nuklir, ketika menyampaikan kesepakatan pipa gas bawah laut antara Israel dengan Yunani dan Siprus.
Pentagon mengklaim serangan itu dimaksudkan untuk menghalangi rencana Iran menyerang kepentingan AS di wilayah tersebut.
Jasad komandan militer Iran, Qassem Soleimani yang terbunuh di Irak dalam serangan militer Amerika Serikat (AS), dipulangkan ke Iran pada Minggu (5/1)
Jumlah korban tewas akibat serangan udara yang menyasar akademi militer di ibukota Libya pada Minggu (5/1), naik menjadi 30 orang