AS juga menggunakan tuduhan itu sebagai alasan untuk membunuh jenderal puncak Iran Qassem Soleimani dan komandan kedua PMU Abu Mahdi al-Muhandis di bandara Baghdad pada Januari.
Ideologi ekstremis yang dipromosikan Riyadh menempatkan Arab Saudi dan Iran di sisi berlawanan dari berbagai konflik di Timur Tengah.
Pemerintah yang memusuhi negara Suriah, kata Assad, masih berusaha mendukung teroris yang menyandera warga sipil dan menggunakannya sebagai perisai manusia terhadap pasukan yang maju di Idlib.
Al-Rimi adalah pemimpin salah satu cabang paling kuat dari jaringan teroris, menjadi target utama bagi pemerintah AS yang menawarkan hadiah $ 10 juta yanh bisa menewaskannya
Kaum Muslim yang memprotes undang-undang kewarganegaraan baru di negara itu adalah teroris yang harus diberi makan dengan peluru, bukan Nasi Biryani.
Pertemuan yang melibatkan pakta non-agresi antara Abu Dhabi dan Tel Aviv, disebut sebagai upaya untuk menjalin hubungan yang lebih dekat antara keduanya.
Perwira polisi yang dulu pernah menangkap gembong teroris Imam Samudra itu, ditunjuk sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan.
Ketegangan antara Iran dan AS membara setelah Gedung Putih membunu Jenderal Qassem Soleimani di Irak dan respons Republik Islam terhadap langkah teroris dengan serangkaian rudal balistik yang menghantam dua pangkalan AS di Irak
Saat ini seluruh WNI yang disandera Abu Sayyaf sudah berhasil dibebaskan.
Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Iran, Mohammad Javad Azari, juga mengatakan Trump sebagai seorang teroris.