Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY menyelenggarakan pembekalan calon kepala sekolah di Yogyakarta, pada Jumat (12/9) lalu.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyelenggarakan diseminasi pengembangan bahasa melalui program Kamus Masuk Sekolah dan Bineka Keliling di sejumlah sekolah di Jakarta.
Kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menjadi langkah strategis untuk memetakan dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan prosesi peletakan batu pertama revitalisasi satuan pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Provinsi Yogyakarta.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, terus mendorong penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menerbitkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (Gerakan 7 KAIH), pada Jumat (12/9) kemarin.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melakukan fasilitasi dan kemitraan penyelenggaraan Konferensi Internasional Pengajaran BIPA (KIPBIPA) XIII di Universitas Negeri Malang pada 11-12 September 2025.
Bekerja sama dengan 92 Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LTPK) seluruh Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyelenggarakan program Pemenuhan Kualifikasi Akademik D-4/S-1 bagi guru yang dimulai tahun ini.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menekankan pentingnya pendidikan karakter saat menjadi pembicara di Scout Wisdom Forum, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Kemdikdasmen, Muhammad Hasbi, mengatakan bahwa penguatan ekosistem pendidikan vokasi tidak bisa berjalan sendiri.