Muhaimin Iskandar mengajak kaum muda memanfaatkan Posko JOIN (Jokowi-Muhaimin), sebagai wadah beradu gagasan
Setiap kritik yang dilayangkan masyarakat kepada pemerintah dinilai sebagai penyelamat bagi sistem demokrasi. Sebab, pemerintah bisa tumbang jika tidak diawasi oleh DPR sebagai wakil rakyat.
Partai Gerindra menepis pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) terkait kesediaan Prabowo Subianto menjadi Cawapres mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi keunggulan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019.
Berdasarkan hasil survei yang dirilis Median, pasangan Jokowi-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai kandidat Capres dan Cawapres terkuat untuk menghadapi Pilpres 2019.
Mayoritas masyarakat menginginkan agar Presiden Jokowi diganti pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu sebagai warning atau peringatan bagi Jokowi dalam menghadapi Pilpres nanti.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti program tol laut yang belum berjalan sesuai harapan. Sebab, program unggulan pemerintahan Presiden Jokowi dalam rangka mengatasi konektivitas itu masih kurang optimal.
Strategi pemanfaatan lahan suboptimal bahkan dianggap mampu mendukung program pengentasan kemiskinan yang menjadi program prioritas pemerintahan Jokowi – JK saat ini.
Partai Gerindra menilai pertarungan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi bak El Clasico, pertandingan sepakbola Liga Spanyol antara Barcelona dengan Real Madrid.
Partai Gerindra tidak mempersoalkan pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyebut Partai Allah dan Partai Setan.