Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut Partai Demokrat tidak serius untuk membentuk poros ketiga atau kekuatan baru dalam kontestasi Pilpres 2019.
Ramalan bubarnya Indonesia pada 2030 hanyalah isapan jempol jika bangsa ini bisa segera menyelesaikan empat agenda besar.
Partai Golkar tidak mempersoalkan siapapun calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019. Bagi Golkar yang terpenting adalah menang dalam pertarungan.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2019. Cak Imin membangkitkan suara Nahdlatul Ulama (NU) yang begitu besar, namun tampak sunyi.
Dukungan dari para ulama kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kian tak terbendung. Kini para ulama di Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan dukungan kepada Cak Imin untuk maju pada Pilpres 2019.
Mandat itu juga berisikan amanah agar Muhaimin Iskandar sekuat tenaga memperjuangkan upaya penyatuan umat Islam
Puluhan pengasuh Pondok Pesantren dan kiai Nahdlatul Ulama mendeklarasikan Muhaimin Iskandar.
Munculnya calon tunggal melawan kotak kosong seperti yang terjadi di banyak daerah saat ini sangat tidak mengenakkan
Kunjungan ke rumah Buya dilakukan Cak Imin disela-sela menghadiri ‘Kongres Ulama Nusantara
Kedatangan Cak Imin disambut langsung oleh Buya Syafii di depan rumah