Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diminta untuk bergerak cepat dalam mengantisipasi kebijakan impor timbal balik (reciprocal tariffs) Amerika Serikat terhadap Indonesia sebesar 32 persen secara efisien dan strategis.
Dalam menghadapi perubahan politik dan ekonomi yang drastis serta konflik yang belum terselesaikan, Indonesia perlu memiliki sekutu yang kuat untuk melangkah maju.
Berlima kami mendiskusikan nasib bangsa Indonesia ke depan, di bawah naungan pemimpin revolusioner Prabowo Subianto. Kami tidak membahas trending topic `judi Kamboja` yang lagi menyerang Dasco. Sebab, Dasco mengatakan dirinya tidak terganggu dengan serangan personal, dia hanya ingin bicara soal yang lebih besar, yakni soal bangsa.
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendorong pemerintah untuk semakin intensif dalam melakukan diplomasi perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pihak pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, segera menunjuk duta besar (Dubes) baru Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).
Ketua Umum APROPI Yanno Nunuhitu mendukung penuh gerakan swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Milisi Irak yang Didukung Iran Siap Lucuti Senjata Hindari Kemarahan Trump
Iran Terbuka untuk Berunding Tidak Langsung dengan AS Melalui Oman
Tidak ada indikasi kuat bahwa pemerintah Indonesia bingung dalam menghadapi tarif resiprokal Donald Trump.
Ada banyak ancaman, tapi ada pula peluang untuk bangkitnya gerakan kemandirian ekonomi nasional berdasarkan konstitusi ekonomi.