Peningkatan SDM tidak hanya melalui bimtek dan pelatihan.
Menaker Ida mengatakan, pembangunan BLK UPTP di kedua provinsi tersebut sejalan dengan program Kementerian Ketenagakerjaan RI tahun 2020 s.d 2025 yaitu menghadirkan UPTP BLK di setiap Provinsi di seluruh Indonesia.
Kita memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang banyak, namun SDM yang mumpuni untuk mengolah lahan yang luas masih menjadi PR bagi kita.
Berdasarkan permasalahan tersebut Presiden Joko Widodo menjadikan Papua dan Papua Barat sebagai salah satu fokus utama dalam pembangunan infrastruktur maupun pembangunan SDM.
Dengan kapasitas lebih besar, tentu ini mengefisiensikan waktu penanaman dan feeding bibit di lahan saat penanaman, tambah Agung. Alsintan ini mampu menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan SDM pertanian di Indonesia.
Pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan peningkatan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat di dalamnya, termasuk organisasi jasa konstruksi sebagai stakeholder utama.
Sulawesi Tenggara yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan perkembangan industrialisasi yang cepat, harus segera mengimbangi industrialisasi tersebut dengan penyiapan SDM kompeten sesuai kebutuhan industri.
Menurut Menaker Ida, kedua fasilitas peningkatan kompetensi ini adalah wujud komitmen bersama pemda dan dunia usaha dalam memajukan masyarakat di daerah melalui pelatihan vokasi.
Indonesia, lanjut Muzzammil, harus bisa bahkan melebihi mereka dengan dua hal yakni, peningkatan kualitas SDM dan pengelolaan kekayaan alam yang tepat untuk kepentingan negara.
Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Oleh karena itu, penguatan harus dilakukan. Karena penyuluh harus memastikan produksi pertanian tidak berhenti.