Kepala daerah selaku Ketua SDC diharapkan mampu mengkolaborasikan SKPD dalam kegiatan peningkatan sumber daya manusia, sehingga program SDC menjadi program peningkatan SDM yang efektif dan efisien.
ToT adalah bagian dari kontribusi penting untuk bangsa dan negara.
Pengembangkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, berdaya saing, dan berjiwa enterpreneur tinggi adalah kunci agar sektor pertanian makin lebih baik.
Mensos telah memobilisasi seluruh sumber daya, baik SDM maupun bantuan logistik untuk mengatasi dampak bencana.
Untuk bisa menyediakan SDM yang kompeten dan berkualitas tersebut, Menaker Ida berpendapat SKKNI berperan untuk memberikan gambaran kompetensi-kompetensi, yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja (soft skills) di setiap bidang pekerjaan yang ada.
Anwar Sanusi menyebut, kesiapan Pusat Pasar Kerja untuk memberikan pelayanan didukung oleh SDM yang telah dibekali dengan product knowledge layanan PASKER ID dan kemampuan pelayanan memuaskan.
Melalui kolaborasi program pendidikan vokasi dan Gerakan Pramuka, maka mahasiswa akan dibina jiwa dan mentalitasnya agar mampu mencintai pertanian hingga ke relung hati serta menguasai keilmuan pertanian melalui aktivitas penyuluhan dan pelatihan vokasi.
Anwar Sanusi mengungkapkan, Polteknaker yang telah berdiri sejak tahun 2017 memiliki berbagai keunggulan dalam bidang kurikulum yang berdasarakan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Peningkatan SDM tidak hanya melalui bimtek dan pelatihan.
Menaker Ida mengatakan, pembangunan BLK UPTP di kedua provinsi tersebut sejalan dengan program Kementerian Ketenagakerjaan RI tahun 2020 s.d 2025 yaitu menghadirkan UPTP BLK di setiap Provinsi di seluruh Indonesia.