Rencana undang-undang itu diharapkan akan memberikan pilihan aborsi bagi perempuan hingga usia janin mencapai 12 minggu.
Penelitian juga menghitung 63 juta wanita "hilang" dari populasi India karena aborsi selektif janin perempuan, penyakit, kelalaian dan nutrisi yang tidak memadai.