Tentara Lebanon mengidentifikasi pria yang ditangkap hanya sebagai "T.M." dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan itu terjadi pada Jumat (19/5).
Kelompok radikal itu lalu memposting video pembunuhan, menunjukkan orang-orang berdoa saat mereka meninggal.
Erdogan mengatakan organisasi intelijen telah mengejar Qurashi sejak lama.
Tersangka adalah pemimpin ISIS-Khorasan, yang juga disebut sebagai ISIS-K.
Rekaman itu memperlihatkan seorang pria berseragam memenggal kepala seorang pria yang mengenakan pita lengan kuning yang digunakan oleh tentara Ukraina.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa pimpinan ISIS yang tewas itu adalah Khalid Aydd Ahmad al-Jabouri.
Dalam kolaborasi antara Etidal dan Telegram, 6.004.218 konten dihapus dan total 1.840 saluran milik ISIS, al-Qaeda, dan Hayat Tahrir al-Sham ditutup antara 1 Januari dan 31 Maret karena mempromosikan ideologi ekstremis.
Kelompok ISIS itu ditahan karena diduga merencanakan serangan terhadap Konsulat Swedia dan Belanda di Istanbul serta gereja dan sinagog.