Menurutnya, DBD masih banyak menyerang anak dibawah 15 tahun yakni sekitar 50 %
Kampanye bertajuk #Ayo3MplusVaksinDBD ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kemenkes dengan Takeda terkait dukungan program pencegahan dan pengendalian DBD di Indonesia
Vaksinasi demam berdarah dengue direkomendasikan oleh asosiasi-asosiasi medis
Potensi Ancaman Peningkatan Kasus DBD Harus Segera Diantisipasi
Gus Muhaimin Minta Pemerintah Optimalkan Rumah Sakit dan Faskes
Syarief Hasan mengatakan, selama ini seluruh elemen bangsa Indonesia sedang fokus menghadapi pandemi Covid-19 sehingga kurang mewaspadai wabah penyakit lainnya.
Kasus ini jangan dianggap sepele. Angka tersebut cukup tinggi dan perlu diwaspadai. Apalagi kondisi saat ini banyak kejadian banjir atau genangan air, yang bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk penyebab DBD.
Takeda Pharmaceutical Company Limited (Takeda) mengumumkan bahwa kandidat vaksin demam berdarah dengue (DBD) Takeda (TAK-003) mampu mencegah penyakit DBD hingga 62 persen.
Perusahaan farmasi Takeda Pharmaceutical Company Limited (Takeda) menyampaikan pengajuan regulasi atas vaksin demam berdarah dengue (TAK-003) kepada lembaga obat-obatan Eropa, European Medicines Agency (EMA).
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan Pemerintah untuk mewaspadai lonjakan kasus demam berdarah di Tanah Air.