Hingga kini fenomena beauty bullying kian terinternalisasi dan menganggap hal itu sebagai sebagai sesuatu yang normal.
Awalnya memang berupa komentar-komentar yang bersifat bully namun jika terus terjadi bisa berpengaruh bagi kesehatan mental.
Permasalahan social beauty bullying kerap menghantui para perempuan terutama bagi yang aktif di ruang media sosial.
Tak jarang Maudy Ayunda menerima komentar atau ‘nyinyiran’ terkait penampilannya di media sosial.
ECPAT Indonesia menilai perlu mendudukan masalah ini secara proporsional yaitu keadilan bagi korban dan pelaku.
Respek terhadap kasus yang dialami Audrey terus meluas. Petisi Justice For Audrey sudah mendapatkan 3 juta tanda tangan. Dan kini muncul puisi untuk Audrey.
Pola asuh, walaupun itu berasal dari luar diri anak, namun erat kaitannya dengan pembentukan karakter dan kepribadian anak.
Petisi Justice For Audrey tembus di atas 2 juta tanda tangan dari warganet. Masyarakat sepakat untuk menolak kekerasan pada anak.
Atta Halilintar meminta Audrey korban bullying untuk tidak menangis. Ia langsung terbang ke Pontianak menemui Audrey.
Akhirnya Hanum Rais angkat bicara terkait bullying yang menyerang film Hanum Rangga yang diadaptasi dari novelnya.