Kami mahasiswa ingin kembali mengulik demokrasi jangan sampai dihancurkan. Seperti diketahui, konstitusi sebagai dasar negara kita telah diobrak-abrik dengan adanya keputusan MK kemarin mengenai batas usia cawapres. Di sini kami seluruh mahasiswa berkumpul untuk bertarung secara akademik.
Putusan MK terkait batas usia calon presiden dan calon wakil presiden kami nilai telah membuka ruang bagi politik dinasti. Drama itu mencapai puncaknya tatkala Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Joko Widodo menjadi cawapres.
Mahasiswa Palestina-Amerika yang Ditembak di Vermont Kini Lumpuh
Ini kesempatan baik bagi mahasiswa dan milineal, selain mendesakkan gagasan, juga memahami rencana Anies apabila terpilih sebagai Presiden RI.
Tolak politik dinasti dan pelanggar HAM. Begitu banyak ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Kita punya keresahan yang sama. Negara kita tidak lagi berpihak pada masyarakat. Tidak berpihak kepada petani dan nelayan.
Kami mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatera Utara menyatakan dengan tegas menolak politik dinasti dengan segala praktiknya. Kami juga menolak kembalinya kekuatan orde baru yang sarat dengan penindasan, ketidakadilan dan pelanggaran HAM.
HNW Ajak Mahasiswa Bahasa Arab Maksimalkan Perannya Bawa Nama Bangsa di Kancah Internasional
Putusan ini merespons Perkara Nomor 141/PUU-XXI/2023 yang gugatannya diajukan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Brahma Aryana.
Persaingan kualitas sumber daya manusia semakin ketat, yang tak jarang kalian juga akan bersaing dengan SDM dari luar negeri.
Kewirausahaan Harus Ditumbuhkan di Kalangan Muda Sejak Dini