Menurut pendukung garis keras Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini, pasangan Prabowo-Jokowi sangat ideal memimpin Indonesia, karena dua tokoh bangsa ini bisa menyatukan perpecahan yang selama ini terjadi.
Muhammadiyah adalah salah satu ormas terbesar di Indonesia yang sangat concern terkait dengan kegiatan-kegiatan kemaslahatan umat. Khususnya, terkait bidang kesehatan yang dimulai di tahun 1923 kemudian lanjut tahun 1924 dan sampai saat ini kurang lebih 115. Dan yang akan dilaksanakan Ground Breaking ini adalah rumah sakit yang ke-116.
Di atas kertas, mungkin Jembatan Gantung Girpasang terlihat sederhana, tetapi jembatan dengan panjang 120 meter ini menjadi simbol komitmen kita.
Cucu Proklamator RI ini menilai di masa pandemi Covid-19 saat ini, UMKM memiliki peran besar untuk kebangkitan ekonomi masyarakat kecil.
Hari ini saya dengan pak Menkes meninjau langsung wilayah PLBN di Entikong. Karena di Entikong salah satu pintu masuk para PPLN, pekerja migran yang masuk ke wilayah Indonesia. Kita tahu saat ini varian baru Omicron masuk dan kebanyakan memang dari data yang kita punya rata-rata berasal dari PPLN.
Indonesia adalah negara gotong royong, dan dalam negara gotong royong maka ada keberpihakan terhadap warga negaranya yang membutuhkan bantuan, termasuk kepada anak-anak yang ikut di Sanggar Inklusi.
Kehadiran Puan di Ponpes Al-Qur’an Azzayadiy, disambut oleh nyanyian salawat dan rebana para santri. Ia datang didampingi oleh sejumlah anggota DPR, Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa.
Di Kubu Raya sendiri target vaksinasinya 2.000. Namun total hari ini 24.000 untuk seluruh wilayah Kalbar. Saya kira ini perlu saya apresiasi. Kita juga tadi tersambung secara nasional dan target kita hari ini minimal di angka 1 juta.
Sikap pak Mekeng itu kan atas dasar keprihatinan karena elektabilitas ketua umum kami (Airlangga Hartarto-Red) yang menurun dan sluit beranjak. Fakta itu kan berdasarkan lembaga-lembaga survei. Karena ketua umum kami tidak bisa bersaing dengan Pak Prabowo, Ganjar Pranowo, itu memprihatinkan sekali.