Lebih dari 1 juta anak telah melarikan diri ke luar wilayah Sudan Selatan sementara satu juta lainnya ada di dalam negeri dengan keadaan terlantar.
Putri Pertama Presiden Amerika Serikat (AS), Ivanka Trump bertentangan dengan ayahnya saat menegaskan bahwa negaranya mengizinkan pengungsi Suriah untuk berimigrasi ke AS.
Malala kerap menjadi pembicara di panggung global dan telah mengunjungi tempat-tempat penampungan pengungsi di Rwanda dan Kenya bulan Juli tahun lalu.
Mahmood menjelaskan pada Minggu (5/2), mengenai pemindahan pengungsi ke tempat yang tidak layak, yang ditentang PBB.
Dengan membawa spanduk bertuliskan #NoBanNoWall, massa menuntut Trump mencabut kebijakan larangan masuk bagi pengungsi dan imigran.
Total biaya yang akan dihabiskan mencapai 150 juta euro atau setara Rp2,2 triliun.
Bahkan pengungsi yang keluar dari Suriah dilarang masuk Amerika Serikat sampai ada pemberitahuan selanjurnya.
Sekelompok migran yang berjumlah lebih dari seribu orang, memaksa masuk ke Melilla dan Ceuta, sebuah wilayah daratan Spanyol, perbatasan antara Uni Eropa dan Afrika.
Pernyataan dari badan PBB untuk anak, UNICEF, menyebutkan 47 anak yang terkurung di rumah yatim piatu sudah berhasil dipindahkan
Pengungsian dilakukan dari benteng terakhir pemberontak di Aleppo sejak kamis (15/12) berdasarkan kesepakatan gencatan senjata Turki dan Rusia