Melihat kredibilitas Mas Ismail Fahmi selama ini, rasanya apa yang disampaikan valid semuanya. Mas Ismail Fahmi setelah kuliah di Belanda dan kembali mengabdi untuk Indonesia. Hal yang sama dialami Erick Thohir, setelah melihat kemajuan bangsa lain, dia dipanggil pulang oleh Presiden Jokowi dan mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara.
Berpotensi Ditikung Anies, Prabowo Disarankan Segera Ikat Cak Imin
Target 20 persen perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2024 memungkinkan untuk dicapai dan itu realistis meski tidak mudah.
Dulu Indonesia memiliki Soekarno seorang solidarity maker, sedangkan Hatta itu seorang administrator maker, nah saya melihat dalam teori tersebut ada pada sosok Ganjar dan Erick.
Elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir menjadi yang tertinggi pada simulasi 20 nama calon wakil presiden dengan 15,1 %
Pemilih PDIP, Golkar, dan PPP mayoritas memilih Ganjar Pranowo.
PPP mengakui, Sandiaga Uno dipertimbangkan untuk didukung bakal calon presiden 2024.
Proyeksi pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto sangat ideal dan sudah pasti direstui PAN dan PPP yang tergabung dalam KIB.
Sebanyak 67,7 persen responden menyatakan sudah mantap memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden.
Erick berhasil melakukan efisiensi BUMN melalui penyederhanaan jumlah perusahaan pelat merah, dari sebelumnya 142 perusahaan pada awal 2020, hingga menyisakan hanya 41 BUMN pada awal 2022. Jelas ini prestasi besar.